Algoritma dan Struktur Data

 Konsep Struktur Data dan Algoritma

Apa itu Struktur Data?

Bayangkan Bapak/Ibu ingin menyimpan buku-buku di sebuah rak. Ada beberapa cara untuk menyusunnya, misalnya:

  • Berdasarkan abjad judul buku.

  • Berdasarkan kategori (novel, pelajaran, komik).

  • Ditumpuk begitu saja di lantai.

Cara kita menyusun buku-buku ini akan memengaruhi seberapa cepat kita bisa menemukan buku yang kita cari. Jika kita menyusunnya dengan rapi, kita akan lebih mudah menemukannya.

Struktur data adalah cara kita mengorganisasi atau menyusun data di dalam memori komputer agar data tersebut dapat digunakan secara efektif dan efisien. Dengan kata lain, struktur data adalah "wadah" untuk menyimpan data dengan aturan tertentu.

Beberapa contoh sederhana dari struktur data yang sering digunakan adalah:

  1. Array (Larik): Seperti rak buku yang sudah memiliki sekat-sekat dengan nomor urut. Setiap sekat (indeks) bisa menyimpan satu buku (data).

  2. Linked List (Senarai Berantai): Mirip kereta api. Setiap gerbong (data) memiliki petunjuk ke gerbong selanjutnya. Gerbong-gerbong ini tidak harus berdempetan, tetapi mereka terhubung satu sama lain.

  3. Stack (Tumpukan): Mirip tumpukan piring. Piring yang terakhir diletakkan adalah piring yang pertama kali diambil. Ini disebut LIFO (Last In, First Out).

  4. Queue (Antrian): Mirip antrian orang di kasir. Orang yang pertama kali datang adalah yang pertama kali dilayani. Ini disebut FIFO (First In, First Out).


Apa itu Algoritma?

Algoritma adalah serangkaian langkah atau instruksi yang logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah. Algoritma seperti resep masakan. Resep tersebut berisi langkah-langkah yang harus diikuti secara berurutan untuk menghasilkan masakan yang diinginkan.

Dalam konteks informatika, algoritma digunakan untuk memerintahkan komputer. Misalnya, jika kita ingin membuat program untuk mengurutkan daftar nama siswa dari A sampai Z, maka kita harus membuat algoritma pengurutan (sorting) terlebih dahulu.

Contoh Algoritma Sederhana:

Mari kita buat algoritma untuk menghitung luas persegi panjang.

  1. Mulai.

  2. Tentukan nilai panjang.

  3. Tentukan nilai lebar.

  4. Hitung luas dengan rumus: panjang * lebar.

  5. Tampilkan atau cetak nilai luas.

  6. Selesai.


Hubungan antara Struktur Data dan Algoritma

Struktur data dan algoritma adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Mereka saling melengkapi.

  • Algoritma adalah "cara kerja" atau "prosedur" untuk mengolah data.

  • Struktur data adalah "wadah" atau "tempat" di mana data disimpan.

Untuk membuat program yang baik, kita tidak hanya membutuhkan algoritma yang efisien, tetapi juga harus memilih struktur data yang tepat. Memilih struktur data yang salah bisa membuat algoritma bekerja lebih lambat.

Comments

Popular posts from this blog

PKK TKJ [ BAB I ] Perencanaan Produksi Massal Produk Perangkat Keras

SISTEM BILANGAN

BAB I a. Dasar- Dasar Mikrokontroller